Provided by | wangontinoe: Melakukan Seks Rata-rata 103 Kali Setahun? wangontinoe: Melakukan Seks Rata-rata 103 Kali Setahun? | Gratis software Yamaha Keyboard Midi Dangdut koplo campursari style yamaha omb player streaming audio cctv live tv radio Facebook wangontinoe antivirus |

Melakukan Seks Rata-rata 103 Kali Setahun?

Hubungan seks membuat sehat fisik luar seperti kulit dan dalam tubuh.
      Aktivitas seksual dengan pasangan bukan sekadar menjadi rutinitas yang menyenangkan. Ada banyak fakta dan manfaat lainnya yang mungkin belum Anda ketahui.

Misalnya saja, dikatakan bahwa satu orang rata-rata melakukan hubungan seksual 103 kali dalam setahun.
Sebenarnya tidak ada patokan angka untuk mengukur rata-rata aktivitas seksual. Namun pakar kesehatan di Amerika mengatakan seorang perempuan yang melakukan seks sedikitnya seminggu sekali bisa meningkatkan kadar testosteron. Frekuensi yang teratur dan sering dalam berhubungan seks bisa menciptakan dorongan seksual yang sehat. Artinya, perempuan bisa  merangsang dorongan seksual lebih tinggi.

Lantas, hal menyehatkan apalagi yang bisa Anda dapatkan dari berhubungan seks?

Hubungan seks membakar 200 kalori per 30 menit
Setiap orang rata-rata membakar 200 kalori dengan berhubungan seks selama 30 menit. Seks setara dengan olahraga, namun bukan berarti Anda harus meninggalkan aktivitas Anda di pusat kebugaran. Anggaplah seks sebagai bagian, bukan keseluruhan, dari rutinitas olahraga Anda.

Seks menunjang sistem kekebalan
Sebuah studi di Wilkes University menunjukkan, seseorang yang berhubungan seks seminggu sekali atau dua kali, memiliki immunoglobulin A 30 persen lebih tinggi. Ini adalah antibodi yang dikenali bisa meningkatkan sistem kekebalan manusia.
Seks membuat kulit lebih sehat
Berhubungan seks meningkatkan hormon yang memproduksi sel kulit menjadi lebih sehat.  Jadi, krim malam Anda masih tetap berguna, tapi sebaiknya segera bermesraan dengan pasangan dan mulailah bercinta.

Perempuan butuh perangsang dari biji labu
Biji labu diklaim sebagai viagra yang natural untuk kaum hawa. Para pakar mengatakan tidak ada penelitian ilmiah mengenai rumor ini. Jadi, opini umum ini tidak bisa dibuktikan. Namun, tak masalah jika Anda sudah mengonsumsinya karena ada kandungan magnesium dan zat besi di dalam labu. Tetapi jangan harap dengan makan labu, perempuan bisa lebih terangsang melakukan hubungan seks.

Perempuan yang sulit orgasme adalah normal
The Kinsey Institute yang fokus pada penelitian seks, gender, dan reproduksi, mengatakan hanya 29 persen perempuan yang mengalami orgasme setiap kali berhubungan seks. Sedangkan 71 persen lainnya tidak pernah mengalami orgasme dan atau mengalami sesekali. Perempuan memang tidak semudah pria mengalami orgasme. Namun hal ini masih bisa diatasi dengan terapi.

Perempuan harus siap berhubungan seks 6 minggu setelah melahirkan
Para pakar kesehatan memang memberikan acuan waktu selama 6 minggu bagi perempuan untuk berhubungan seks setelah melahirkan. Namun realitasnya, perempuan butuh waktu bulanan bahkan setahun untuk merasa siap kembali membangkitkan hasrat seksual. Jadi, sebaiknya para ayah memperhatikan psikologis pasangan sebelum berhubungan seks.

Gangguan tiroid menurunkan libido
Gangguan pada tiroid bisa menurunkan libido. Gejalanya seperti berat badan menurun, rambut rontok, kulit kering, dan kelelahan. Untungnya, penyakit ini bisa didiagnosa dengan tes darah, lalu melakukan perawatan yang tepat untuk menuntaskan penyakit tersebut.

Perempuan alergi mani
Sebanyak 40.000 perempuan di Amerika alergi terhadap mani. Akibatnya perempuan mengalami gatal-gatal, bengkak, bintik merah, hingga kesulitan bernafas. Dalam sejumlah kasus ditemukan bahwa alergi ini bisa menyebabkan kematian. Reaksi ini harus dikenali dan dipahami bersama dengan pasangan. Menggunakan kondom menjadi salah satu solusinya.

Buang angin saat berhubungan seks itu normal
Perempuan rata-rata membuang gas 14 kali sehari, jadi jangan heran ketika itu terjadi saat berhubungan seks. Hindari makanan mengandung gas tinggi atau konsumsi obat jika perlu untuk mengurangi buang gas. Jika masih terjadi juga, tertawakan saja bersama pasangan, anggap saja lelucon seru dan tak usah ambil pusing. Lanjutkan saja intimasi bersama pasangan.

Copy red :  kompas.com

0 komentar :


Poskan Komentar