Provided by | wangontinoe: Benda Misterius Bakar Rumah di Aceh wangontinoe: Benda Misterius Bakar Rumah di Aceh | Gratis software Yamaha Keyboard Midi Dangdut koplo campursari style yamaha omb player streaming audio cctv live tv radio Facebook wangontinoe antivirus |

Benda Misterius Bakar Rumah di Aceh



Ilustrasi kebakaran
BANDA ACEH,  Tiga bangunan milik masyarakat di Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, ludes terbakar bersamaan dengan padamnya listrik PT PLN, Kamis (15/4/2010) sekitar pukul 19.30.
Tiga bangunan tersebut, dua di antaranya ruko (rumah toko) semipermanen dan satu rumah milik warga, tidak dapat diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Saksi Hasanuddin, warga setempat, mengatakan, api berasal dari salah satu bangunan ruko yang dijadikan tempat usaha permainan anak-anak (PlayStation).
Informasi lain yang berkembang menyebutkan, kebakaran diawali jatuhnya benda aneh, seperti api, di atas atap salah satu bangunan yang terbakar tersebut. Benda aneh itu diduga jatuh dari langit dan masyarakat menyebutnya meteor. Namun, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran itu.
Dua belas armada pemadam kebakaran dikerahkan, tetapi tidak berhasil menjinakkan si jago merah yang melalap hingga menghabiskan bagian rumah dan ruko beserta isinya. Mobil pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian sekitar 30 menit setelah kebakaran terjadi.

Hasanuddin menjelaskan, api begitu cepat menyambar ketiga bangunan yang berdekatan itu. Upaya keras aparat keamanan tidak berhasil untuk memadamkan api di rumah milik Usman tersebut.
Selain petugas pemadam kebakaran, ratusan masyarakat setempat juga ikut berupaya memadamkan si jago merah. Masyarakat hanya menggunakan perlengkapan sederhana, seperti ember dan timba, untuk ikut menyiram bagian bangunan lain yang dekat dengan bangunan kebakaran tersebut.
   
Sementara itu, aparat kepolisian ikut mengamankan lokasi terbakarnya tiga bangunan milik masyarakat di kota berpenduduk sekitar 230.000 jiwa itu.
   
Menurut pengakuan korban, Usman, kerugian harta benda miliknya yang tidak berhasil diselamatkan itu ditaksir ratusan juta rupiah.

http://regional.kompas.com

0 komentar :


Poskan Komentar